Malam hari di alun alun kidul Yogyakarta

Koordinat map garmin : S7 48 42.6 E110 21 47.2

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang kaya akan Objek Wisata, mulai dari wisata pantai , wisata alam hingga wisata budaya, nah salah satu objek wisata yang terkenal di Kota ini adalah Wisata Alun Alun Kidul Jogja. Alun alun kidul Jogja merupakan ikon kota Yogyakarta selain malioboro. dahulu tempat ini adalah peninggalan dari Kerajaan Yogyakarta dan sekarang sudah menjadi tempat wisata bagi para penduduk Jogja dan wisatawan. Berikut sekilas mengenai wisata di alun alun kidul Yogyakarta.

Alun Alun Kidul atau dalam bahasa indonesia berarti ‘Alun Alun Selatan’ biasa disingkat juga dengan sebutan alkid. Mengapa dinamakan alun alun selatan?. karena letaknya memang berada di sebelah selatan keraton Jogja atau di sebelah belakangnya. Selain alun alun kidul area keraton juga terdapat alun alun utara. Alun alun yang terletak di belakang keraton jogja ini dikelilingi oleh tembok memiliki luas persegi dengan 5 buah gapura. Nah di alun alun ini juga terdapat sebuah kandang besar yang bernama ngGajahan, tempat tersebut dulunya dijadikan sebagai tempat untuk memelihara gajah sang raja yang saat ini sudah tidak ada lagi. Alun-alun selatan, dulunya merupakan tempat latihan baris prajurit keraton, sehari sebelum upacara grebeg. Tempat itu juga sebagai ajang sowan abdi dalem wedana prajurit berserta anak buahnya, di malam bulan Puasa tanggal 23, 25, 27 dan 29. Namun sejak Sri Sultan HB VIII bertahta, pisowanan ini dihentikan.

alun alun kidul

Yang menarik di objek Wisata Alun Alun Kidul Jogja ini adalah adanya permainan ‘mistis’ yang bernama Masangin. Masangin adalah permainan dimana kita berjalan dengan mata tertutup dan melewati tengah antara dua pohon beringin besar yang berada disana. keliatan mudah bukan? tetapi banyak juga orang yang berbelok atau bahkan berbalik. Jika pengunjung tidak membawa penutup mata sendiri, bisa menyewa penutup mata seharga 4000 rupiah saja dan bisa dipakai selama yang kita inginkan.

Permainan itu menurut cerita berawal dari sebuah cerita / mitos. Menurut cerita masyarakat setempat, dulu pada masa kerajaan Sultan Hamengkubuwono I ada seorang putri yang cantik rupawan. Kecantikannya begitu terkenal, banyak pemuda yang jatuh hati dan ingin melamarnya. Namun tidak mudah untuk menaklukkan hati sang putri, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu pemuda yang melamarnya harus dapat melewati celah pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Konon, menurut Sultan orang yang dapat melewati celah beringin tersebut adalah seseorang yang mempunyai hati bersih dan tulus. Banyak yang mencoba, tetapi tidak ada yang berhasil, kecuali anak Prabu Siliwangi yang akhirnya menjadi suami sang putri. Selain itu, tempat ini pernah dijadikan sebagai pertahanan gaib untuk mengecoh pasukan Belanda yang ingin menyerang keraton agar mereka kehilangan arah.

Dan dengan adanya mitos / cerita tersebut ditambah mitos hanya orang yang berhati bersih yang bisa melewati celah diatara pohon beringin tersebut menambah daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya. Selain permainan masangin, kita juga bisa mencoba naik sepeda atau becak yang sudah dihiasi lampu LED warna warni yang berada di alun alun kidul. Tentunya hanya pada malam hari, becak / sepeda lampu itu tersedia. Setelah lelah mencoba permainan masangin dan mengayuh becak, kita bisa menikmati makanan yang telah ditawarkan disekeliling ? alun alun. tertarik mencoba masangin dan mengayuh becak lampu hias? segera kunjungi Yogyakarta dan jangan lupa mampir di alun alun yogyakarta

Peta lokasi alun alun kidul yogyakarta

foto dan video alun alun kidul
masangin-alun-kidulbecak-alun-alun-jogja

paling banyak dicari disini:
  • alun alun jogja
  • alun alun kidul
  • alun alun kidul jogja
  • alkid jogja
  • alun alun utara jogja