Cara Marketing Rumah dan Properti Pre Order Banyak Ditiru

Pernah mendengar istilah pre order (PO) dalam memesan suatu barang?. Tentunya hal itu bukan hanya berlaku dalam memesan baju, sepatu atau tas saja, tapi dalam bidang properti juga berlaku loh, contohnya dalam sistem pemasaran yang akan kita bahas kali ini di pamungkaz.net.

Ada sebuah badan jasa marketing pengelola perumahan yang menjual unit rumah baru dikawasan cukup strategis daerah pademangan, Jakarta Utara. Yang unik disini mereka tidak menjual unit rumah dan properti yang sudah jadi dan siap ditinggali ataupun bidangan kavling tanahnya saja, yang mereka jual yaitu rumah yang sengaja dibangun setengah jadi dan mereka memakai istilah pre order untuk memasarkannya.

rumah mewah

Menurut salah satu marketernya cara ini dipakai untuk meminimalisir death stock unit rumah kalau kalau tidak laku karena faktor desain rumah yang sudah ketinggalan zaman dan klien mereka tidak menyukainya, jika dibangun baru setengahnya seperti ini pihak klien kalau kalau nantinya ingin merombak desain rumah sesuai keinginan mereka jadi tidak perlu banyak penambahan bahan bangunan lagi. Dan untuk masalah harga pihak pengelola satu ini rela mendapatkan margin yang tidak terlalu besar dibandingkan dengan badan usaha properti pada umumnya malah terkesan membanting harga pasar.

Teknisnya sendiri klien mereka memilih unit mana yang mereka sukai, untuk DP pun mereka hanya meminta 20% dari harga jual, semua perjanjian penyelesaian rumah hingga siap ditinggali sudah tercantum semuanya di atas hitam dan putih, jika melanggar pun pihak pengelola bersedia untuk dikenakan pinalti malah ada pasal yang dibilang cukup ekstrim yaitu mereka mengembalikan DP jika melanggar beberapa point yang sudah dituliskan.

Mungkin transaksi jenis ini dianggap lebih aman dan menjadi solusi buat kalian yang pernah di PHP-in pengelola perumahaan uang sudah semua dan bilang tiga bulan jadi ternyata nggak jadi jadi kan parah kalau kayak gitu. Ternyata cara marketing yang digunakan pengelola unit ini sudah di adaptasi atau ditiru oleh pengelola di ibu kota lainnya. Siapa tahu kalian seorang marketer properti bisa nih meniru gaya marketing mereka.

paling banyak dicari disini:
  • pre order perumahan